Majas Personifikasi Pada Teks “Tepuk Bulu”

Pada kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia kelas IV Bab IV Meliuk dan menerjang tedapat kegiatan membaca teks Tepuk Bulu. Pada kegiatan ini siswa akan mengidentifikasi informasi dan menyampaikan kembali dengan singkat dengan kalimat sendiri. Tujuan kegiaatan ini adalah melalui membaca teks “Tepuk Bulu”, peserta didik mampu mengidentifikasi informasi dan menjelaskan dengan kalimat sendiri dengan baik.

Majas Personifikasi

Majas adalah gaya bahasa yang menggunakan kiasan untuk menyampaikan pesan atau maksud. Makna yang ditunjukkan dalam majas bukanlah makna sebenarnya, melainkan makna konotatif.

Majas digunakan agar pembaca lebih menangkap atau membayangkan gagasan, suasana, atau perasaan yang dimaksud oleh penulis. Di samping itu, penggunaan majas dapat memberikan efek tertentu yang lebih kuat atau lebih indah.

Mari kita lihat contoh berikut.

1. Petugas pemberangkatan meniup peluit sebagai tanda kereta api segera berangkat.

2. Peluit petugas memekik-mekik memanggil penumpang kereta api untuk bergegas.

Pada kalimat kedua, desakan waktu lebih terasa dibanding pada kalimat pertama. Kalimat kedua menggunakan majas yang menggambarkan seolah-olah peluit dapat berperilaku sebagai manusia: memekik-mekik memanggil penumpang.

Majas seperti ini disebut majas personifikasi, yaitu majas yang membandingkan benda-benda tak bernyawa seolah-olah mempunyai sifat seperti manusia.

Bacalah dengan baik teks berikut ini, lalu ceritakan kembali dengan kalimat kalian sendiri.

Tepuk Bulu

Indonesia masih merajai dunia olahraga bulu tangkis. Pada setiap generasi, selalu ada pemain bulu tangkis Indonesia yang menorehkan prestasi. Dunia mengingat Indonesia pernah meraih sepasang medali emas di Olimpiade 1992.

Bulu tangkis, yang juga disebut badminton, termasuk olahraga populer di dunia. Bulu tangkis tumbuh dan berkembang pesat dari hari ke hari. Buktinya sekarang banyak negara yang menunjukkan peningkatan prestasi. Padahal sebelumnya, bulu tangkis didominasi oleh Tiongkok, Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, dan Denmark.

Bulu tangkis sendiri adalah cabang olahraga yang berusia sangat lama. Dulunya, alat untuk bermain bulu tangkis menggunakan tongkat sederhana sebagai raketnya dan buntalan wol sebagai bolanya. Lamalama permainan bulu tangkis dikenal banyak orang.Tongkat pemukul diganti raket yang lebih modern. Bola wol diganti bola dari bulu yang disebut kok. Tata cara memainkannya pun dirumuskan agar seragam. Olahraga tepuk bulu ini perlahan meniti tangga menjadi favorit dunia.

Dalam pertandingan percobaan di Olimpiade Munich (Jerman) pada 1972, Indonesia mampu menyumbangkan dua medali emas melalui pemainnya, Rudi Hartono dan pasangan ganda putra Ade Chandra dan Christian Hadinata. Sejak itu, Indonesia makin bersemangat mengumpulkan berbagai medali kejuaraan dalam pertandingan badminton tingkat dunia. Total ada 19 medali yang terkumpul dari pesta olahraga terbesar dunia tersebut.

Bahas Bahasa

Majas Personifikasi

Majas adalah cara penyampaian melalui kiasan. Personifikasi artinya diumpamakan seperti manusia. Majas personifikasi adalah jenis kiasan yang mengumpamakan benda mati dapat bertingkah laku seperti manusia.

Pada teks “Tepuk Bulu” terdapat beberapa kalimat yang menggunakan majas personifikasi. Dapatkah kalian menemukannya? Salin di buku tulis kalian!

Kalimat yang menggunakan majas personifikasi dalam teks “Tepuk Bulu”:

  1. Indonesia masih merajai dunia olahraga badminton.
  2. Dunia mengingat Indonesia pernah meraih sepasang medali emas di Olimpiade 1992.
  3. Bulu tangkis tumbuh dan berkembang pesat dari hari ke hari.
  4. Olahraga tepuk bulu ini perlahan meniti tangga menjadi favorit dunia.
  5. Sejak itu Indonesia makin bersemangat mengumpulkan berbagai medali kejuaraan dalam pertandingan bulu tangkis tingkat dunia.

Latihan

Untuk kegiatan ini, kalian perlu bekerja berpasangan dengan teman.

  1. Perhatikan benda-benda di sekitar kalian. Misalnya pensil, sepatu, sapu, pohon, daun, matahari, dan sebagainya.
  2. Bayangkan benda itu dapat bertingkah laku seperti manusia. Sesuaikan dengan keadaannya saat ini. Misalnya kalian melihat teman kalian menulis dengan pensil. Pensil itu bergerak di atas kertas. Kalian bisa membuat sebuah kalimat majas personifikasinya: Pensil Dita menari-nari di atas kertas dan bercerita tentang liburan sekolah.
  3. Kalian dapat menuliskan majas personifikasi yang sudah kalian temukan di selembar kertas, lalu buatlah hiasan dan gambar yang sesuai.
  4. Tempelkan atau pasanglah karya kalian pada papan pajangan di kelas.
  1. Pensil Dita menari-nari di atas kertas dan bercerita tentang liburan sekolah.
  2. Kupu-kupu menari indah di antara bunga.
  3. Bunga-bunga mengangguk menyambut kehadiran sang surya.
  4. Setiap pagi alarm handphone bernyanyi membangunkanku dari kesiangan
  5. Matahari tersenyum manis menyapaku di pagi hari

Demikian pembahasan mengenai Majas Personifikasi Pada Teks “Tepuk Bulu”. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Bahasa Indonesia Kelas IV, Kemendikbud.

Leave a Comment