Menulis Paragraf Argumentasi Teks Awas

Pada pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV sekolah dasar Bab III lihat sekitar terdapat kegiatan menulis paragraf argumentasi.  Tujuan pada kegiatan pembelajaran kali ini adalah mengemukakan pendapat terhadap kejadian pada cerita “Awas!”, peserta didik menulis argumentasi dengan benar. Kegiatan ini bertujuan membiasakan peserta didik untuk memberikan alasan pendukung saat berargumentasi, bukan mengenai benar-salahnya pendapat peserta didik.

Bagi peserta didik kelas empat, mungkin saja alasan pendukung yang dikemukakannya tidak atau kurang rasional. Itu lebih baik daripada peserta didik mengemukakan pendapat dengan alasan “Pokoknya begitu” atau yang semacam itu. Guru hendaknya memperbaiki kualitas jawaban peserta didik secara tidak langsung

Paragraf Argumentasi

Paragraf Argumentasi Menurut KBBI: ar.gu.men.ta.si n alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan. Dengan demikian, paragraf argumentasi adalah paragraf yang bertujuan menyampaikan suatu pendapat, konsepsi, atau opini penulis kepada pembaca (Wiyanto, 2012).

Dalam menulis paragraf argumentasi, penulis bertujuan agar pembaca memahami dan/atau menyetujui pendapatnya. Penulis perlu menjabarkan ide pokok berupa pandangan, ulasan, atau pendapatnya mengenai suatu topik dengan jelas. Penulis juga perlu menyertakan alasan, bukti, data, dan lain-lainnya untuk mendukung pendapatnya tersebut

Saat berdiskusi atau menyampaikan pendapat secara lisan atau tertulis, kalian perlu menyebutkan alasan atau penyebab kalian berpendapat demikian. Makin kuat alasan, atau didukung oleh bukti-bukti seperti peraturan atau data ilmiah, maka makin kuat pula pendapat kalian. Pernyataan yang kalian sampaikan itu disebut argumentasi. Jika argumentasi disampaikan dalam bentuk tertulis atau dalam sebuah paragraf, paragraf yang kalian tulis disebut paragraf argumentasi.

Ciri-ciri paragraf argumentasi yaitu:

  1. Mengandung pendapat, keyakinan, dan pandangan terhadap sebuah permasalahan;
  2. Ada data akurat yang dipakai untuk meyakinkan orang lain;
  3. Menjelaskan permasalahan dengan cara menganalisis dan menganalogikan;
  4. Terdapat kesimpulan dalam bentuk pendapat yang lebih luas, tetapi bukan merupakan penegasan kembali topik utama

Awas

Rudi berangkat lebih pagi. Kelompoknya piket hari ini. Mereka sudah berbagi tugas. Tugas Rudi menyapu kelas.

Aduh, lampu lalu lintas sudah berganti kuning. Rudi tahu dia harus bersiap-siap untuk berhenti. 

Rudi tidak sabar menunggu lampu lalu lintas di depannya berganti hijau. Rasanya sungguh lama. 

Sudah tidak ada kendaraan lagi dari sebelah kanan dan kiri.

Jalan di depannya kosong. Ah, aman, pikir Rudi. Dia  mengayuh pedal dan bersiap untuk melaju sekencang-kencangnya.

Tiba-tiba … Teeeeeeet! Bunyi klakson memekakkan telinga.  Sebuah sepeda motor tiba-tiba melaju mendekatinya.

Rudi sangat terkejut, tetapi dia sigap  mengerem. Pengendara sepeda motor juga mengerem, tetapi dia terjatuh.

Untunglah, pengendara sepeda motor itu tidak terluka. Sepeda motornya juga tidak rusak.

“Kamu tidak apa-apa?” seorang ibu bertanya kepada Rudi.

“Kenapa kamu sudah maju? Di sebelah sana lampu lalu lintas masih hijau, berarti di sini masih merah!” kata pengendarasepeda motor dengan kesal. “Itu berbahaya!”

Rudi hanya bisa berkata, “Maaf, Bang.” Dia masih terkejut dan sekarang mulai merasa takut. 

“Sudah, sabar. Yang penting tidak ada yang terluka,” kata ibu itu menengahi. “Kalian tidak pakai helm, itu juga berbahaya!”

“Hati-hati, ya, Nak,”pesan ibu itu.

Menulis

Tuliskan pendapat kalian dengan menjawab pertanyaan di bawah ini!

1. Menurut kalian, apa yang seharusnya dilakukan Rudi?
Mengapa?

Menurutku seharusnya Rudi bersiap-siap untuk berhenti saat lampu berwarna kuning dan menunggu sampai lalu lintas berwarna hijau. Jika lampu lalu lintas di depan Rudi masih berwarna kuning maka dari arah yang lain lampu lalu lintas masih berwarna hijau. Jika rudi tetap melaju maka akan bertabrakan dengan pengendara yang lain.

2. Bagaimana pendapat kalian tentang tindakan yang dilakukan
pengendara sepeda motor? Jelaskan jawaban kalian!

Menurutku tindakan yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor memarahi Rudi tidak tepat karena pengendara motor juga melakukan kesalahan yaitu tidak memakai helm. Sebaiknya pengendara sepeda motor lebih bersabar karena keduanya tidak ada yang terluka.

Demikian pembahasan mengenai Menulis Paragraf Argumentasi. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Bahasa Indonesia Kelas IV, Kemendikbud

Leave a Comment