Pengertian, Manfaat, Bahaya, Cara Mencegah

Tahukah Anda apa itu listrik statis? Baik, pernahkah Anda berada di dekat televisi yang baru saja dimatikan, kemudian Anda terkejut karena merasakan sengatan listrik ringan ketika menyentuhnya? Ternyata fenomena ini terjadi karena adanya listrik statis.

Definisi mudahnya, listrik statis adalah listrik yang diam. Jadi, energi listrik ini tidak akan mengalir dari satu benda ke benda yang lainnya. Namun meskipun diam, ternyata listrik statis dapat menimbulkan bahaya atau resiko yang tidak dapat disepelekan.

Ketahui lebih jauh mengenai apa itu listrik statis. Mulai dari pengertian, penyebab, contoh, bahaya, hingga cara mencegahnya dari artikel berikut ini!

Pengertian Listrik Statis

listrik statis adalah

Listrik statis adalah listrik yang memiliki sifat hanya sementara, terbilang tegangannya lemah, diam, serta memiliki perpindahan arus yang sangat terbatas.

Listrik statis ini terjadi akibat adanya muatan berbeda dari dua jenis benda yang saling bergesekan. Yang mana kondisi tersebut dapat menyebabkan terjadinya perpindahan elektron dari satu benda ke benda yang lainnya.

Karena sifatnya yang lemah dan hanya terjadi sementara, listrik ini cenderung diam, serta tidak dapat mengalir pada sebuah rangkaian lainnya.

Namun meskipun diam serta memiliki arus yang sangat terbatas, timbulnya listrik statis bukan berarti aman alias tidak berbahaya sama sekali. Karena dalam beberapa kondisi, bahaya yang besar juga dapat terjadi akibat adanya fenomena tersebut.

Penyebab Terjadinya Listrik Statis

Adanya listrik statis bisa terjadi karena berbagai faktor yang memicunya. Mulai dari faktor-faktor alamiah, hingga beragam faktor buatan. Ada 3 penyebab listrik statis yang paling umum terjadi, diantaranya yakni sebagai berikut :

1. Konduksi

Konduksi terjadi ketika benda yang tidak memiliki muatan listrik, didekatkan dengan benda bermuatan listrik.

Dari kondisi tersebut nantinya akan menimbulkan adanya perpindahan elektron yang kemudian mengakibatkan timbulnya listrik statis pada benda tersebut.

2. Induksi

Induksi terjadi ketika benda bermuatan listrik didekatkan pada benda yang berada dalam kondisi netral.

Hal ini akan menyebabkan muatan listrik yang terdapat pada suatu penghantar dapat dipisahkan.

3. Terjadinya Gesekan

Perpindahan elektron pada satu benda ke benda yang lainnya juga dapat terpicu ketika terjadi gesekan.

Misalnya saja gesekan antara sutra dengan kaca, gesekan penggaris dengan rambut dan lain sebagainya. Dimana pergesekan dua benda berbeda jenis tersebut juga dapat memicu timbulnya listrik statis.

Beberapa Contoh Listrik Statis yang Terjadi Di Sekitar

contoh listrik statis

Contoh listrik statis dapat kita temukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari. Simak selengkapnya mengenai beberapa contohnya berikut ini :

  • Pada saat menyeterika kain wol, kemudian kain didekatkan pada tubuh manusia. Maka rambut-rambut halus yang ada pada tubuh secara otomatis akan berdiri akibat fenomena listrik statis.
  • Penggaris plastik yang digosokkan ke tangan dengan durasi dan kecepatan tertentu. Ondisi ini akan membuat beberapa rambut di kepala Anda tertarik dan berdiri ketika penggaris didekatkan di area kepala.
  • Proses terjadinya petir pada saat hujan lebat. Hal ini dikarenakan adanya gesekan pada awan yang menyebabkan timbulnya listrik statis pada ionosfer.
  • Balon yang digosokkan pada rambut akan menempel pada dinding.
  • Ketika sisir berbahan plastik digosok-gosokkan pada rambut kepala. Kemudian didekatkan pada potongan kertas, maka potongan kertas akan bergerak dan menempel pada sisir.
  • Televisi yang baru saja dimatikan, dapat memicu sengatan listrik ringan apabila tersentuh tangan secara langsung.
  • Induksi terjadi pada badan logam yang terdapat pada kendaraan yang bergesekan dengan aspal jalan. Kemudian hal itu dapat memicu timbulnya muatan listrik negatif dan memicu terjadinya percikan api.
  • Kain sutra dan kaca yang saling bergesekan akan memicu terjadinya reaksi tarik menarik pada kedua benda tersebut.

Manfaat Listrik Statis

manfaat listrik statis
manfaat listrik statis

Dalam kehidupan sehari-hari, fenomena listrik statis juga memberikan keuntungan pada berbagai kegiatan yang dilakukan manusia. Diantaranya untuk beberapa kondisi seperti berikut:

  1. Mesin Fotokopi

Pada mesin fotokopi, ternyata prinsip kerjanya juga memanfaatkan adanya listrik statis. Jadi pada mesin fotokopi, terdapat pelat foto konduktif serta kawat yang ada pada seluruh permukaannya.

Ketika pelat foto konduktif dan juga kawat yang terdapat pada permukaan mesin saling bergesekan. Maka kondisi tersebut akan mengakibatkan terjadinya induksi.

Nah induksi yang terjadi mengakibatkan tinta bermuatan negatif yang disemprotkan pada pelat nantinya akan tertekan dan menempel kuat pada kertas lain. Tentu saja hasil akhirnya yakni proses fotokopi atau duplikasi dokumen pada media kertas lainnya.

  1. Pengecatan Mobil

Ternyata proses pengecatan mobil juga terjadi akibat adanya perpindahan elektron pada benda yang berbeda muatan.

Jadi ketika cat disemprotkan, maka cat yang mengalami pergesekan dengan udara akan berubah menjadi bermuatan.

Selanjutnya apabila cat bermuatan ini berada dekat dengan bahan logam yang terdapat pada mobil, maka cat akan tertarik dan melekat secara kuat pada benda tersebut.

  1. Penggumpal Asap

Penggumpal asap biasanya didapati pada cerobong. Fungsinya sendiri adalah untuk menggumpalkan asap, serta mengurangi polusi yang ditimbulkannya.

Jadi pada saat asap keluar melalui cerobong, partikel asap akan mengalami proses induksi serta menyebabkan muatan positif dan negatif yang terdapat didalamnya akan saling tarik-menarik.

Partikel positif yang tarik-menarik ini akan memicu terjadinya partikel lain yang lebih besar sehingga nantinya partikel tersebut akan jatuh ke dasar cerobong.

Kondisi ini juga akan mengurangi jumlah asap yang keluar dari cerobong tersebut sebagai proses akhirnya.

  1. Printer Inkjet

Manfaat listrik statis juga bisa Anda dapati pada cara kerja perangkat printer inkjet. Hampir sama dengan mesin fotokopi, printer juga memiliki pelat logam yang terdapat pada permukaannya.

Ketika tinta yang terdapat pada printer disemprotkan dan melewati pelat logam, maka tinta akan memiliki muatan. Tinta yang bermuatan ini akan jatuh pada kertas, serta akan tercetak dan menampakkan bentuknya.

Kurang lebih seperti itulah proses kerja cetak dokumen menggunakan printer inkjet.

Bahaya Listrik Statis

bahaya listrik statis
bahaya listrik statis

Meskipun memiliki sifat lemah dan cenderung terjadi secara sementara, namun bukan berarti listrik statis tidak tidak menimbulkan bahaya.

Karena pada kondisi tertentu, fenomena ini juga dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Contoh bahaya listrik statis yang perlu diwaspadai antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Petir

Proses pergesekan yang terjadi pada awan-awan di angkasa dapat memicu timbulnya petir. Pada saat awan bermuatan negatif dan kelebihan elektron berada tepat di atas Gedung, maka gedung tersebut akan terinduksi dan menjadi benda bermuatan positif.

Perpindahan antara elektron yang terdapat pada awan dengan gedung, akan menimbulkan reaksi tarik-menarik pada keduanya. Kondisi tersebut kemudian menyebabkan bangunan gedung rentan untuk tersambar petir.

  1. Percikan Api

Bahaya listrik statis yang selanjutnya adalah jika terjadi percikan api yang diakibatkan gesekan antara pelat logam pada motor atau mobil dengan aspal. Pergesekan antara logam pelat dengan aspal akan memicu reaksi induksi, serta menimbulkan percikan api.

Adanya percikan api pada kendaraan ini ternyata dapat berakibat fatal. Hal ini karena percikan tersebut dapat memicu terjadinya kebakaran pada kendaraan.

Resiko lainnya juga dapat terjadi apabila mengenai beragam benda yang mudah terbakar. Contohnya saja sseperti bensin, minyak dan lain sebagainya.

Cara Mencegah Listrik Statis

cara mencegah listrik statis
cara mencegah listrik statis

Listrik statis dapat menimbulkan reaksi berbahaya menjadi hal yang tidak terhindarkan. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan metode pencegahan yang benar. Adapun cara mencegah listrik statis dan bahaya yang ditimbulkannya adalah sebagai berikut :

  1. Melembabkan Permukaan Benda

Cara untuk mencegah listrik statis yang pertama adalah dengan melembabkan permukaan benda. Pada musim kemarau atau musim kering, udara akan membentuk elektron dengan mudah dipermukaan benda-benda dan juga kulit kita.

Oleh sebab itu, untuk mencegah terjadinya fenomena listrik statis, Anda dapat mencegahnya dengan menambahkan kelembaban pada permukaan beragam benda di rumah. Berikut ini beberapa contoh penerapannya :

  • Menambahkan kelembaban udara dengan humidifier.
  • Menambahkan kelembaban ekstra pada tanaman dengan sering menyiramnya.
  • Menambahkan kelembaban pada kulit dengan produk perawatan kulit yang tepat.
  1. Menyentuh Benda Dari Logam

Listrik statis sering timbul dari adanya pergesekan benda-benda berbahan logam. Misalnya ketika Anda mendorong gerobak, ketika mengendarai mobil dan lain sebagainya.

Untuk menghindari resiko kesetrum akibat adanya listrik statis, sebaiknya Anda menyentuh benda-benda yang tidak menghantarkan listrik. Misalnya saja seperti kaca, plastik dan lain sebagainya.

Dengan menyentuh benda-benda yang tidak menghantarkan listrik, maka akan menolong Anda dari resiko tersengat arus listrik. Karena dengan menyentuh benda-benda tersebut, maka elektron yang telah terkumpul di tubuh kita akan terlepas. Kemudian resiko tersengat arus listrik pun dapat terhindarkan.

  1. Mencegah Listrik Statis di Mesin Cuci

Terkena sengatan listrik ketika mencuci di mesin cuci memang sering terjadi. Untuk menghindarinya, Anda dapat menerapkan beberapa langkah berikut ini :

  • Tambahkan soda kedalam cucian Anda. Dimana soda disini berfungsi untuk memisahkan muatan negatif dan positif yang terdapat pada kain dan air.
  • Untuk mencegah listrik statis, Anda juga dapat menambahkan cuka suling pada saat proses siklus bilas terjadi.
  • Tambahkan tingkat kelembaban dengan menurunkan pengaturan panas pada mesin cuci pada saat digunakan.

Kesimpulan

Listrik statis memang sifatnya diam di satu tempat, tidak mengalir ke rangkaian lainnya serta tingkat tegangannya terbilang rendah. Meskipun demikian tetap ada resiko kerugian atau bahaya yang dapat ditimbulkan.

Adanya listrik statis ditimbulkan oleh beberapa faktor. Mulai dari adanya pergesekan, induksi, dan juga konduksi. Demikian pembahasan mengenai apa itu listrik statis, penyebab, dampak positif, hingga bahaya dan cara mencegahnya. Semoga ulasan di atas dapat menghindarkan kita bahaya listrik statis.

Leave a Comment