Penulisan dan Penggunaan Awalan Ber

Pada pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar Bab III Lihat Sekitar terdapat kegiatan mengenal awalan ber. Tujuan pada kegiatan pembelajaran kali ini adalah melalui kegiatan melengkapi kalimat, peserta didik mampu menggunakan awalan ‘ber-’ dengan tepat.

Awalan ber-

Imbuhan atau afiks yaitu bunyi yang ditambahkan pada suatu kata baik itu di awal, di tengah, di akhir ataupun gabungan agar menghasilkan suatu kata baru yang mempunyai arti keterhubungan dengan kata semula. Dari proses menambahkan imbuhan maka akan menghasilkan kata berimbuhan.

Adapun jenis-jenis imbuhan jika dibagi berdasarkan posisinya terbagi menjadi empat bagian yaitu awalan, sisipan, akhiran, dan juga konfiks. Pada pembahasan kali ini akan dibahas mengenai jenis imbuhan awalan lebih tepatnya imbuhan ber-. Imbuhan ber- sangat sering kali kita temui dalam berbagai kalimat.

Salah satu imbuhan di dalam bahasa Indonesia adalah awalan ‘ber-’.  Fungsinya sebagai pembentuk kata kerja atau kata sifat. Kata kerja yang dibentuk oleh awalan ber- tidak membutuhkan objek, karena itu  kalimat yang dihasilkannya tidak bisa dijadikan kalimat pasif. 

Awalan ’ber-’ memiliki makna:

  1. mempunyai: bersayap; bermimpi; 
  2. menggunakan atau memakai: bersampan; bertopi
  3. menghasilkan: bersuara; berbuah
  4. dalam jumlah atau kelipatan: berdua; berkali-kali
  5. mengakui atau memanggil sebagai: berbapak; berguru
  6. melakukan sesuatu: bermain; berkarya
  7. bertindak atau bekerja sebagai: berjuang; berdagang
  8. berada dalam keadaan: bergembira; berhati-hati
  9. menyatakan perbuatan berbalasan: bersalaman; bertinju
  10. menyatakan perbuatan mengenai diri sendiri: berdandan; bercukur

Penulisan kata yang memiliki imbuhan ‘ber’- termasuk mudah, yaitu ‘ber-’ + kata dasar.  Namun, kalian harus berhati-hati, ada pengecualian untuk kata dasar  yang diawali huruf /r/ atau yang suku kata pertamanya berakhiran /er/. Lihat contoh pada tabel di bawah ini! 

Contoh Pembentukakan Kata BerimbuhanKeterangan
ber + rambut → berambut
ber + ragam → beragam
ber + rencana → berencana
Awalan ‘ber-’ berubah bentuk menjadi ‘be-’ jika huruf awal kata dasar adalah r.
ber + kerja → bekerja
ber + cermin → becermin
ber + serta → beserta
ber + pergi + an → bepergian
Awalan ‘ber-’ berubah bentuk menjadi ‘be-’ jika suku kata pertama kata dasar berakhiran ‘-er’
ber + ajar → belajar
ber + unjur → belunjur
Pengecualian khusus
ber + main → bermain
ber + kunjung → berkunjung
ber + sekolah → bersekolah
Bentuk umum kata berimbuhan  ‘ber-’, selain pengecualian di atas

Menulis

1. Kata Berawalan ‘ber-’

Kerjakan soal latihan berikut ini di buku tulis kalian! Berilah imbuhan ‘ber-’ atau ‘ber-’ + ‘-an’ pada kata yang ada dalam  kurung sehingga menjadi kalimat yang benar.

a. Capung beterbangan di udara.

b. Bibi becermin sambil mematut diri.

c. Bima bersekolah di SD Tunas Mulia.

d. Adik belajar membaca.

e. Tuti berambut panjang.

f. Petani bekerja di sawah.

g. Tina dan Tini bermain petak umpet.

h. Kerbau berendam di kubangan.

2. Pengalaman Bepergian

Tuliskan pengalaman kalian pergi ke suatu tempat di buku tulis.  Kalian boleh menceritakan perjalanan dari rumah ke sekolah atau  menceritakan pengalaman saat kalian bepergian ke kota lain atau ke  suatu tempat yang berkesan. 

Pertanyaan-pertanyaan berikut ini dapat kalian jadikan panduan. 

  • Kendaraan apa yang kalian naiki untuk menuju ke sana?
  • Apa yang  kalian lakukan saat di dalam perjalanan?
  • Apa saja hal menarik yang  kalian temui?
  • Hal apa saja yang tidak kalian sukai di dalam perjalanan?

Gunakan kata-kata kerja berawalan ‘ber-’ dalam tulisan kalian. Jangan lupa perhatikan pemakaian tanda baca dan huruf kapital, ya!

Pengalaman Bepergian Ke Pasar

Pada hari Minggu aku dan ibuku pergi ke Pasar Pahing. Jarak pasar dari rumah cukup jauh. Kami berdua pergi ke pasar menggunakan sepeda motor. Perjalanan ke pasar bersepeda motor ternyata cukup menyenangkan.

Selama perjalanan menuju ke pasar aku melihat banyak gedung tinggi dan rumah-rumah penduduk yang saling berhimpitan. Aku juga melihat pohon-pohon di pinggir jalan yang berjajar seperti ikut mengejarku. Aku tidak lupa berpegangan pada ibu agar tidak terjatuh. 

Satu hal menarik yang saya temui selama perjalanan adalah ternyata banyak pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Mereka ada yang menggunakan topi sebagai penutup kepala. Padahal hal tersebut tentu berbahaya bagi keselamatan mereka. Walaupun tidak ada Pak Polisi yang sedang bertugas, kita harus tetap mematuhi aturan yang berlaku.

Namun ada juga hal yang tidak saya sukai dalam perjalanan menuju ke pasar. Banyak pengendara yang menjalankan kendaraan sangat kencang. Hal tersebut tentu membahayakan bagi dirinya dan orang lain. Mereka berkendara seperti di jalam milik mereka tanpa memperhatikan hak pengendara lainnya.

Mengamati

Mengamati Denah

Amatilah denah berikut ini bersama-sama!

Carilah air mancur bertanda Y! Jika kalian berada di X, telusuri jalan  yang harus kalian tempuh agar dapat sampai di Y. Deskripsikan perjalanan itu menggunakan kata-kata seperti berjalan  lurus, berbelok ke kanan, menyeberang, di sebelah kiri, dan lainlainnya. Gunakan bangunan atau pohon sebagai penanda. Apakah ada jalan lain yang bisa kalian tempuh? Mana yang lebih dekat?

Dari depan sekolah berjalan lurus ke arah selatan melewatu dua buah perempatan. Setelah menemui pohon besar berbelok ke arah timur. Setelah beberapa meter kembali berbelok ke arah selatan. Sampailah di air mancur.

Demikian pembahasan mengenai Penulisan dan Penggunaan Awalan Ber. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Bahasa Indonesia Kelas IV, Kemendikbud

Leave a Comment